Kekalahan Liverpool dalam partai perebutan trofi Si Kuping Besar alias final Liga Champions 2018 dari Real Madrid dalam laga yang berlangsung di Kyiv, Ukraina pada Minggu (27/05) dini hari memang terasa begitu menyakitkan bagi para Liverpuldian atau pun mereka yang menjagokan The Reds di partai final tersebut.
Rasa sakit itu kian bertambah setelah pemain bintang andalan mereka, Mohamed Salah harus keluar lapangan saat waktu pertandingan tersisa cukup lama akibat cedera bahu yang dialaminya usai berduel dengan kapten Real Madrid, Sergio Ramos.
Dilansir dari indosport.com(27/05/2018), cedera bahu yang dialami oleh Salah usai duel tersebut sontak membuat Ramos diserbu para pendukung Liverpool karena dianggap biang keladai dari kekalahan Liverpool.
Dari banyak tayangan ulang yang beredar, Salah memang terlihat lebih dulu mendekati dan mengaitkan tangannya, tetapi Ramos kemudian ‘mengunci’ dengan lengan dan kaki kirinya menahan kaki Salah. Begitu Ramos menjatuhkan diri, idola rakyat Mesir itu pun seolah dibantai secara brutal bak atlet gulat.
Akibat cedera bahu yang dialami Salah ini, eks punggawa AS Roma ini pun terancam tidak bisa membela Timnas Mesir pada ajang Piala Dunia 2018 yang akan berlangsung dalam 18 hari lagi. Hal ini tentu menjadi pukulan telak bagi Salah, Liverpool, Timnas Mesir, rakyat Mesir, dan orang-orang sudah menantikan aksi salah satu pemain muslim paling religius di dunia si kulit bundar tersebut.
Sementara itu, jika sudah jelas terbukti membanting Salah secara brutal, rasa-rasanya Ramos layak dihukum larangan bermain di UCL untuk musim depan sebagai bentuk pembelajaran agar pemain asal Spanyol tersebut tak lagi melakukan aksi serupa di kemudian hari.
Sumber : Uc News


